1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (3 votes, average: 3,67 out of 5)
Loading ... Loading ...

SISTEM REPRODUKSI MANUSIA

Filed in Biologi , Konten Bahan Ajar 34 comments

 

 

 Penyusun :  Elin Darliah

Pengajar Biologi kelas XI SMAN 2 Tasikmalaya

 

 1. Standar Kompetensi

3. Menjelaskan struktur dan fungsi organ manusia dan hewan tertentu, kelainan dan/atau penyakit yang mungkin terjadi serta implikasinya pada salingtemas.

2. Kompetensi Dasar

 3.7 Menjelaskan keterkaitan antara struktur, fungsi, dan proses yang meliputi pem-bentukan sel kelamin, ovulasi, menstruasi, fertilisasi, dan pemberian ASI, serta kelainan penyakit yang dapat terjadi pada sistem reproduksi manusia.

3. Indikator

  • Mengidentifikasi struktur dan fungsi alat reproduksi pada laki-laki dan perempuan.
  • Menjelaskan proses pembentukan sperma dan sel telur.
  • Mengurutkan tahapan spermatogenesis dan oogenesis.
  • Membuat charta/model spermatogenesis dan oogenesis.
  • Menguraikan proses ovulasi dan faktor-faktor yang mempengaruhinya.
  • Menjelaskan proses menstruasi.
  • Pemahaman diri akan peristiwa menstruasi.
  • Mendeskripsikan alat kontrasepsi pada pria dan wanita

4. Tujuan Pembelajaran

  • Memberikan dasar dan landasan yg kuat kepada anak sedini mungkin untuk mencegah terjadi penyimpangan seksualitas, seks bebas, kehamilan di usia muda/kehamilan tidak dikehendaki dan atau aborsi.
  • Menjelaskan peran hormon dalam menjaga siklus menstruasi manusia.
  • Menghubungkan peran hormon seks dengan perubahan-perubahan yang tejadi di dalam ovarium dan uterus.
  • Siswa dapat menghitung periode menstruasinya sendiri.
  • Siswa dapat menentukan masa subur.
  • Siswa dapat menguraikan perubahan-perubahan yang terjadi dalam dirinya selama masa menstruasi.
  • Siswa dapat mengaitkan perubahan perubahan yang terjadi dalam dirinya dengan perubahan kadar hormon gonadotropin.
  • Siswa dapat memahami sistem kesehatan reproduksinya, implikasinya terhadap fungsi organ tubuh itu sendiri maupun hubungan komunikasi dengan orang lain.
  • Memberikan dasar dan landasan yang kuat kepada anak sedini mungkin untuk mencegah terjadi penyimpangan seksualitas, seks bebas, kehamilan di usia muda/kehamilan tidak dikehendaki dan atau aborsi.

5. Uraian Materi

ANATOMI REPRODUKTIF LAKI-LAKI

ORGAN REPRODUKSI EKSTERNAL

 

 Klik kanan animasi  kemudian klik play tuk menghentikan atau menjalankan animasi:

 PART OF TESTIS

 

 ORGAN REPRODUKSI INTERNAL

Klik kanan animasi  kemudian klik play tuk menghentikan atau menjalankan animasi

GONAD

 Untuk mengetahui letak kelenjar kelamin laki-laki klik animasi ini :

SALURAN  KELAMIN PRIA

 

 ANIMASI KELENJAR KELAMIN PRIA

Klik kanan pada gambar lalu klik play untuk menjalankan dan menghentikan animasi

Gambar di samping menunjukkan gonad jantan atau Testes (tunggal , testis) terdiri atas banyak saluran yang melilit lilit yang dikelilingi oleh jaringan ikat , saluran tersebut adalah tubula seminiferus (seminiferous tubule), tempat sperma terbentuk . Sel-sel Leydig  (Leydig cells) yang tersebar di antara tubula seminiferus menghasilkan testosterone dan androgen lain yang merupakan hormone seks jantan.

Dari tubula seminiferus ,sperma lewat ke dalam epididimis. Selama ejakulasi sperma didorong dari epididimis melalui vas deferens berotot. Kedua duktus ini (satu dari setiap epididimis) berawal dari skrotum di sekitar dan di belakang kandung kemih, dimana masing-masing menyatu dengan duktus ejakulasi (ejaculatory duct) yang pendek. Duktus ejaculatory  itu membuka ke dalam uretra, yaitu saluran yang mengosongkan isi sistem sistem ekskresi dan sistem reproduksi.Uretra terdapat di sepanjang penis dan membuka ke luar pada ujung penis.

Kumpulan kelenjar aksesoris (vesicular seminalis, prostate,dan kelenjar bulbouretralis) menambahkan sekresi ke semen yaitu cairan yang diejakulasikan.

VESICULA SEMINALIS

1        terdapat  sepasang menyumbangkan sekitar 60% total volume semen.

2        Kental kekuning kuningan dan alkalis (bersifat basa).

3        Mengandung mucus , gula fruktosa (yang menyediakan sebagian besar energi yang digunakan oleh sperma) ,enzim pengkoagulasi,  asam askorbat dan prostaglandin.

Prostaglandin  : mengencerkan mucus pada pembukaan uterus dan merangsang kontraksi otot uterus  yang membantu menggerakkan semen masuk ke dalam uterus.

Semen bersifat sedikit alkalis  : Hal ini membantu menetralkan vagina yang asam, sehingga melindungi sperma dan meningkatkan motilitasnya.

Enzim pengkoagulasi : Ketika pertama kali diejakulasi, semen berkoagulasi sehingga memudahkan kontraksi uterus untuk menggerakkannya, kemudian antikoagulan mencairkan semen dan sperma mulai berenang melalui saluran perempuan.

KELENJAR PROSTAT (PROSTAT GLAND)

 - Kelenjar pensekresi semen terbesar .

- Kelenjar ini mensekresikan produknya secara langsung ke dalam urethra melalui beberapa saluran kecil.

- Cairan prostate bersifat encer dan seperti susu

- Mengandung enzim antikoagulan , sitrat (nutrient bagi sperma) dan sedikit asam.

KELENJAR BULBOURETRALIS (BULBOURETRAL GLAND)

 - Sepasang kelenjar kecil yang terletak di sepanjang uretra , di bawah prostate.

- Sebelum ejakulasi kelenjar ini mensekretkan mucus bening yang menetralkan setiap urin asam yang masih tersisa dalam uretra.

KETERKAITAN DAN KERJASAMA YANG KOMPLEKS PADA HORMON-HORMON MENGATUR REPRODUKSI

   

Animasi  :KONTROL HORMON 1

Pada jantan , hormone kelamin utama adalah androgen yang paling penting diantaranya adalah testosterone. Androgen, hormone steroid yang sebagian besar dihasilkan oleh sel-sel Leydig testes, secara langsung bertanggung jawab atas karakteristik seks primer dan sekunder jenis kelamin jantan.

Karakteristik  seks primer :

Tanda-tanda yang berkaitan dengan sistem reproduksi seperti :

- perkembangan vas deferens dan ductus duktus lain.

- Perkembangan struktur reproduksi eksternal

- Produksi sperma

Karakteristik seks sekunder

Adalah cirri yang tidak secara langsung berkaitan dengan sistem reproduksi yang meliputi :

- perubahan suara menjadi berat

- persebaran rambut di muka dan pubis

- pertumbuhan otot

Androgen juga menjadi penentu kuat perilaku pada mamalia dan vertebrate lainnya. Selain perlaku seksual spesifik dan dorongan seksual, androgen meningkatkan agresivitas secara umum dan juga bertanggung jawab atas perilaku seperti berkicaunya burung dan perilaku memanggil-manggil pada katak.

Spermatogenesis adalah proses pembentukan sperma dewasa yang berlangsung dalam tubulus seminiferus testes yang melibatkan hormone androgen serta hormone dari pituitary anterior dan hipotalamus .

Hipothalamus mengeluarkan GnRH yang merangsang pituitary gland anterior untuk mengeluarkan FSH dan LH.

FSH merangsang produksi sperma oleh testes.

LH merangsang sekresi androgen dari testes yaitu testosterone,dimana hormone ini yang bertanggung jawab terhadap perkembangan seks sekunder laki-laki. Feed back negative mengontrol fungsi reproduksi laki-laki.

Peningkatan hormone testosterone akan menghambat pengeluaran GnRH sehingga mengurangi kadar FSH dan LH sehingga mengurangi jumlah pengeluaran testosterone dan hal ini menjaga jumlah optimum hormone androgen dalam darah.

sperma

Gambar di atas mengkorelasikan tahapan meiosis dalam perkembangan sperma (kiri) dengan struktur tubula seminiferus . Sel-sel kecambah(germinal) primordial testes embrio berdiferensiasi menjadi spermatogonia, yaitu sel diploid yang merupakan precursor sperma.Terletak di dekat dinding bagian luar tubulus seminiferus, spermatogonia mengalami mitosis berulang-ulang yang menghasilkan sperma potensial dalam jumlah besar. Pada jantan dewasa 3 juta spermatogonia per hari berdiferensiasi menjadi spermatosit primer . Jumlah kromosom berkurang separuh ketika spermatosit primer mengalami pembelahan meiosis pertama. Dalam diagram yang disederhanakan ini jumlah diploidn(2n) hanya 4: jumlah 2n sesungguhnya pada manusia adalah 46. Perhatikan bahwa masing-masing spermatosit sekunder hanya mempunyai 2 kromosom (jumlah haploid) , dan kromosom ini masih tetap diduplikasi, dan masing-masing terdiri atas dua kromatid yang identik. Pembelahan meiosis kedua menghasilkan empat spermatid , masing-masing dengan duak kromosom tunggal . Spermatid kemudian berdiferensiasi menjadi spermatozoid dewasa atau sel sperma. Hal tersebut melibatkan asosiai sperma yang sedang berkembang itu dengan sel sertoli besar, yang memindahkan nutrient ke spermatid. Selama spermatogenesis , sperma yang sedang berkembang itu secara perlahan lahan didorong kea rah tengah tubula seminiferus dan menuju ke epididimis , tempat sperma mendapatkan motilitasnya (kemampuan bergerak).

Proses tersebut dari pembentukan spermatogonia hingga ke sperma yang motil memerlukan waktu 65 sampai 75 hari pada laki-laki.

 

ANATOMI REPRODUKTIF PEREMPUAN

Untuk mengetahui gambar struktur organ wanita klik animasi organ reproduksi wanita di bawah ini :

 

Animasi :

ORGAN REPRODUKSI WANITA

Klik kanan pada gambar lalu klik play untuk menjalankan dan mematikan animasi

GONAD

-          Berada dalam rongga abdomen, menggantung dan bertaut melalui mesenterium ke uterus.

-          Masing-masing ovarium mengandung banyak folikel, dimana folikel terdiri atas satu sel telur yang sedang berkembang

-          Keseluruhan dari 400.000 sel telur yang dimiliki oleh seorang perempuan sudah terbentuk sebelum kelahirannya.,dari sejumlah tersebut , hanya beberapa ratus folikel yang akan membebaskan sel telur selama tahun-tahun reproduksi perempuan, mulai dari masa pubertas sampai masa menopause.

-          Umumnya sebuah folikel matang dan membebaskan sel telurnya (ovulasi) setiap satu siklus menstruasi.

-          Sel-sel folikel juga menghasilkan hormone estrogen.

-          Setelah ovulasi jaringan folikel yang tertinggal dalam ovarium akan diperdarahi oleh pembuluh darah setempat dan membentuk massa padat yang disebut korpus luteum.

-          Korpus luteum mensekresikan tambahan estrogen dan progesterone yaitu hormone yang mempertahankan  dinding uterus selama kehamilan.

OVIDUCT (TUBA FALOPI)

-          Memiliki pembukan yang mirip corong dan silia  yang terdapat pada epithelium bagian dalam yang melapisi duktus itu akan membantu menarik sel telur  dan mengirimnya menuruni duktus sampai ke uterus.

UTERUS

-          Organ tebal dan berotot yang dapat mengembang selama kehamilan untuk menampung fetus.

-          Lapisan bagian dalam uterus disebut endometrium, dialiri oleh sangat banyak pembuluh darah.

CERVIX ( LEHER UTERUS)

-Bagian yang membuka ke vagina.

VAGINA

-          ruangan berdinding tebal yang membentuk saluran kelahiran yang dilalui bayi saat lahir.

-          Merupakan tempat singgah sperma selama kopulasi

HIMEN

-          membrane yang menutupi sebagian lubang vagina

VESTIBULA

-          Bagian dimana lubang vagina serta lubang uretra terletak yang dibatasi oleh sepasang lipatan kulit tipis  yaitu labia minora. Satu pasang tonjolan berlemak dan tebal yaitu labia mayora , membungkus dan melindungi labia minora dan vestibula.

KELENJAR BARTHOLIN

-          terletak di dekat lubang vagina , mensekresikan mucus ke dalam vestibula yang menjaganya tetap terlumasi .

oogenesis1-300x205

(a)    Produksi ovum atau sel telur dimulai dengan mitosis sel germinal primordial dalam embrio, yang menghasilkan oogonia diploid (2n = 4) . Masing-masing oogonium berkembang menjadi oosit primer, yang juga diploid. Mulai pada saat pubertas , sebuah oosit primer umumnya menyelesaikan meiosis 1 setiap bulan. Pembelahan meiosis pada oogenesis melibatkan sitokinesis yang tidak sama (unequal cytokinesis). Pembelahan meiosis pertama menghasilkan sebuah sel besar , yaitu oosit sekunder, dan sebuah badan polar (polar body) yang lebih kecil. Pembelahan meiosis kedua , yang menghasilkan ovum dan badan polar kecil lainnya, hanya terjadi jika sel sperma menembus oosit sekunder.. Setelah meiosis selesai dan badan polar kedua memisah dari ovum, nucleus haploid sperma dan ovum matang menyatu dalam proses fertilisasi sesungguhnya.

(b)   Penampakan potongan ovarium ini menggambarkan tahapan perkembangan folikel ovarium yang menyertai oogenesis.

  1. Masing-masing oosit primer berkembang di dalam sebuah folikel.
  2. Sebagai respon terhadap FSH, beberapa folikel tumbuh
  3. Umumnya hanya satu yang matang
  4. Dalam proses yang dikenal sebagai ovulasi, folikel pecah , yang membebaskan sebuah oosit sekunder.
  5. Jaringan folikuler sisanya berkembang menjadi korpus luteum.
  6. Mengalami disintegrasi ketika fertilisasi tidak terjadi.

Untuk memudahkan , tahapan tersebut disajikan sebagai siklus  ( tanda panah), meskipun  tiap tahap terjadi pada waktu yang berlainan dan tidak pernah terjadi secara bersamaan di dalam ovarium. Pada ovarium yang sebenarnya , masing-masing folikel tetap berada di satu tempat selama mengalami serangkaian tahapan tersebut.

POLA BETINA

Dua jenis siklus yang berbeda ditemukan pada mamalia betina.

  1. Siklus menstruasi (menstrual cycle)
  2. Siklus estrus ( estrous cycle)

 Perbedaan dari kedua siklus tersebut adalah pada siklus menstruasi , endometrium akan meluruh dari uterus melalui serviks dan vagina dalam pendarahan yang disebut sebagai menstruasi.

Pada siklus estrus, endometrium diserap kembali oleh uterus dan tidak terjadi pendarahan yang banyak.

SIKLUS MENSTRUASI (MENSTRUAL CYCLE)

Siklus menstruasi  secara spesifik mengacu pada perubahan yang terjadi dalam uterus, tahapannya berupa :

  1. Fase aliran menstruasi (menstrual flow phase)

Terjadi saat pendarahan menstruasi (hilangnya sebagian besar lapisan fungsional endometrium)

  1. Fase proliferasi

Proses regenerasi dan penebalan dari sisa endometrium tipis yang tersisa

  1. Fase sekresi (secretory phase)

Berlangsung 2 minggu lamanya , endometrium terus menebal , mengandung lebih banyak pembuluh darah dan mengembangkan kelenjar yang mensekresikan cairan yang kaya akan glikogen.

Jika embrio masih belum terimplantasi dalam dinding uterus pada akhir fase sekresi, maka aliran menstruasi baru akan dimulai, yang menandai siklus berikutnya.

Terjadi secara parallel dengan siklus menstruasi adalah siklus ovarium (ovarian cycle), tahapannya adalah ;

  1. Fase folikuler

Saat beberapa folikel di ovarium mulai tumbuh. Sel telur membesar dan pembungkus sel folikel menjadi berlapis-lapis. Diantara beberapa folikel yang mulai tumbuh , umumnya hanya satu yang membesar dan matang, sementara yang lainnya akan mengalami disintegrasi. Folikel yang matang itu mengembangkan rongga internal yang penuh cairan dan tumbuh menjadi sangat besar dan membentuk tonjolan pada permukaan ovarium.

  1. Fase ovulasi

Ketika folikel dan dinding ovarium di dekatnya pecah , sehingga melepaskan oosit.

  1. Fase luteal

Jaringan folikel yang tertinggal di ovarium setelah ovulasi diperdarahi oleh pembuluh darah setempat dan berkembang menjadi korpus luteum yaitu jaringan endokrin yang mensekresikan hormone betina.

Hormon mengkoordinasikan siklus menstruasi dan siklus ovarium.

mens-278x300
 
 
-          Selama fase folikuler siklus ovarium, pituitari mensekresikan sejumlah kecil FSH dan LH sebagai respons terhadap perangsangan oleh GnRH (Gonadotropin releasing hormone) dari hipotalamus. Pada waktu ini sel-sel folikel ovarium yang belum matang mempunyai reseptor untuk FSH  tetapi bukan untuk LH.
-          FSH merangsang pertumbuhan folikel , dan sel-sel folikel yang sedang tumbuh ini mensekresikan hormone estrogen yang disekresikan selama sebagian besar fase folikuler.
-          Lihat table di atas terjadi peningkatan lambat jumlah estrogen yang disekresikan selama sebagian besar fase folikuler.
-          Peningkatan kecil kadar estrogen juga menghambat sekresi hormone pituitary , sehingga mempertahankan kadar FSH dan LH  relative rendah selama sebagian besar fase folikuler.

-          Hubungan antar hormone tersebut berubah secara radikal dan relative mendadak ketika sekresi estrogen oleh folikel yang sedang tumbuh mulai meningkat tajam , estrogen dalam konsentrasi tinggi merangsang hipotalamus untuk meningkatkan pengeluaran GnRH  yang merangsang pituitary untuk mengeluarkan FSH dan LH dalam jumlah besar. Pengaruh itu lebih besar terhadap LH karena kadar estrogen yang tinggi juga meningkatkan sensitivitas mekanisme pelepasan LH , serta  menginduksi pematangan akhir folikel dan akhirnya ovulasi terjadi sehari setelah lonjakan kadar LH tersebut.

-          Setelah ovulasi LH merangsang transformasi jaringan folikel yang tertinggal di ovarium untuk membentuk korpus luteum .

-          Di bawah pengaruh LH selama fase luteal siklus ovarium, korpus luteum mensekresikan estrogen dan progesterone, yang merangsang penebalan dinding endometrium.

-          Korpus luteum umumnya mencapai perkembangan maksimalnya 8 sampai 10 hari setelah ovulasi.

-          Setelah kadar estrogen dan progesterone meningkat , kombinasi hormone itu memberikan umpan balik negative pada hipotalamus dan pituitary, sehingga menghambat sekresi LH dan FSH.

-          Mendekati akhir fase luteal , korpus luteum akan lisis sehingga konsentrasi progesterone dan estrogen akan menurun tajam  sehingga tidak ada lagi yang mampu mempertahankan perkembangan dan pemeliharaan berkelanjutan dinding endometrium sehingga terjadilah peluruhan.

-          Sementaras itu penurunan kadar hormone ovarium tersebut merangsang kembali hipotalamus untuk untuk mengeluarkan GnRH yang merangsang pituitary untuk mengeluarkan FSH dan LH sebagai pertanda dimulainya pertumbuhan folikel baru di ovarium.

Klik animasi siklus menstruasi di bawah ini :

Animasi  : menstrual_cycle_dw2

klik tanda panah untuk melihat tahapan menstruasi.

4.1. Latihan 1

1). Dimanakah letak kelenjar prostat dan apakah fungsi dari kelenjar tersebut, dan apakah yang akan terjadi jika seorang pria mengalami kerusakan pada kelenjar tersebut ?

2). Apa yang dimaksud dengan masa pubertas?

3). Hormon-hormon apa sajakah yang berperan dalam siklus menstruasi

 

Semoga bermanfaat !

PICT0311

Posted by Elin Darliah   @   3 Oktober 2009 34 comments

34 Comments

Komentar
Okt 11, 2009
21:32
1 ais :

;-) q mo tanya dimana letak janin itu!

Des 4, 2009
08:16
2 wahab hasbullah :

bisa nggak ak download ato ngopi animasinya, thanks …..

Des 15, 2009
16:56
3 liendar :

buat pak wahab ….thanks atas kunjungannya…nanti saya kirimkan file animasinya….

Des 16, 2009
10:30
4 asri :

ass,
maaf kalau boleh saya minta kopian materi dan animasinya,..

Jan 3, 2010
07:35
5 elindar :

Maaf baru saya balas asri…..Ya nanti saya usahakan ya tuk dikirim via email

Feb 4, 2010
08:42
6 kurnia :

Assalamuaikum Mba…
bagus banget boleh ga minta copy materi dan animasinya untuk bahan belajar,coz lagi kuliah kebidanan nech,thank b4

Feb 5, 2010
13:31
7 elin :

saya dah kirim file animasinya….semoga bermanfaat

Feb 10, 2010
06:57
8 juwita :

bagus sekali bu,bisakah dikirim materi ini serta animasinya?

Feb 22, 2010
19:40
9 Ned :

Assalamualaikum….
Menarik bgt ya animasinya, tuk belajar…
Bisakah dikirim animasinya bu? Thanx

Feb 24, 2010
08:17
10 anre :

PEREDARAN DARAH

SISTEM PEREDARAN DARAH SISTEMIK (Peredaran darah besar)

pulmonary,systemic circuit

Feb 24, 2010
08:21
11 anre :

PEREDARAN DARAH

PEREDARAN DARAH

file animasi SISTEM reproduksi manusia

Mar 30, 2010
21:01
12 liendar :

Waalaikun salam ned…ya…akan ibu usahakan dikirim ya, met mempelajari materinya semoga bermanfaat

Okt 2, 2010
00:50
13 dayu :

Ibu,,,webnya bingungin,, flashnya aktif sekaligus,,jadi bingung mau denger yg mana…

Des 23, 2010
08:32
14 Yanuar :

Bisakah saya minta filenya buat presentasi?

Jan 23, 2011
11:51
15 nisa :

boleh minta file nya ngak buat bahan pembelajaran??

Feb 23, 2011
08:56
16 hesty :

menarik sekali bu animasinya…sangat membantu kami sebagai pengajar ketika menjelaskan materi ini. dengan kebaikan hati ibu, kiranya boleh dong kalo saya minta dikirimkan file animasinya. terimakasih sebelumnya.

Feb 26, 2011
10:46
17 ika ratih puruhita :

menarik sekali…kalo berkenan saya minta dikirimi file animasi plus materinya, buat njelasin ke anak-anak saya yang memasuki masa puber….makasih ibu.

Mar 16, 2011
14:17
18 saefurridho :

animasinya menarik,boleh kirim via email ga ya bu?cz bagus bwat bahan pembelajaran

Mar 31, 2011
23:34
19 iwan tantomi :

trimakasih infonya, oy… mf, bisa dikirim animasi slidenya karena sangat memebantu studi saya, trimakasih..

Apr 2, 2011
18:42
20 windi :

bisa di download ga?buat membntu tugas biologi saya

Apr 3, 2011
13:25
21 dewi :

tlong dong kirim ke email sya ya.. mksih sblumnya…

Apr 3, 2011
13:26
22 dewi :

tlong kirim ke email sy ya.. mksih

Apr 23, 2011
06:08
23 ayuda arie :

keren animasinya…
blh mnta tlg dkrim k email gag bu?
untuk materi pmbelajaran di pnelitian skripsi sy bu…
thx b4

Apr 25, 2011
14:51
24 rika :

mba. bisa gak kirimin animasi siklus menstruasinya aja . makasih

Mei 15, 2011
19:23
25 ayu :

mbak, gimana cara download animasinya??

Mei 15, 2011
19:25
26 ayu :

mbak, cara download animasinya bagaimana??

Mei 22, 2011
15:41
27 Rizka :

saya suka dengan artikelnya
sangat mudah untuk dipelajari dan dimengerti

Terima kasih

Agu 14, 2011
14:51

*********** * *MAMA (REXA)
LOVE
PAPA (TEJOK)

Agu 14, 2011
14:54
29 bambang pamungkas :

maaf klu bleh kirimkan animasi terjadinya proses fertilisasi dari awal sampai akhir, thank’s

Sep 21, 2011
09:14
30 sukarno :

Bu Elyn, saya sangat membutuhkan animasinya. Bagaimana caranya bu? Terima kasih atas bantuannya

Okt 18, 2011
09:27
31 fia :

mb’minta materinya jg slidenya buat presentasi mata kulish biologi, makasih ya mb’ ditgu lhoo..

Nov 6, 2011
21:40
32 trimurni :

terimakasih yaah…bagus loo. aku mau dong animasinya

Nov 11, 2011
14:14

Horas saya dari medan, bagus juga nik untuk pembelajatan saya dan temen temen yg lain ,saya mau tanya nih,saya sangat membutuhkan animasinya. Bagaimana caranya bu?

Jan 8, 2012
17:22
34 Rahmat Saleh :

Assalamu alaikum wr.wb.
Bagus sekali, Tolong kalau bisa dikirimkan bahan ajar yang ibu punya ke e-mail berikut : mat_bs20@yahoo.com semoga saya juga bisa pakai untuk mengajar, terima kasih banyak sebelumnya.

Tulis Komentar

Name

Email

Website

*

Previous Post
«
Next Post
»
CrossBlock designed by DeltaManual.Com | In conjunction with Web Hosting | Web Hosting | Reverse phone