1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 1,00 out of 5)
Loading ... Loading ...

UPACARA SUMPAH PEMUDA SMAN 2 TASIKMALAYA

Filed in Berita SMANDA 1 comments

Bismillaahirrahmaanirrahiim

SMAN 2 Tasikmalaya memperingati hari Sumpah Pemuda yang seharusnya diperingati setiap tanggal 28 Oktober. Dikarenakan tanggal 28 Oktober 2012 bertepatan pada hari Ahad, maka dengan tidak mengurangi rasa hidmat, peringatannya dilaksanakan di hari Senin, 29 Oktober 2012. Drs.Dida Rulianda Adiwijaya (Pemb.Wakasek Kesiswaan) sebagai pembina Upacara menyampaikan amanat bahwa 48 tahun yang lalu, tepatnya tanggal 27-28 Oktober 1928 perkumpulan-perkumpulan pemuda Indonesia yang terdiri dari : Yong Java, Yong Sumatera (Pemuda Sumatera), Pemuda Indonesia, Sekar Rukun, Yong Islamieten Bond, Yong Bataks Bond, Yong Celebes, Pemuda Kaum Betawi dan Perhimpunan Pelajar-pelajar Indonesia, mengadakan sebuah Kongres di Jakarta. Dari pertemuan tersebut melahirkan satu kebulatan tekad yang isinya sebagai berikut :

Pertama,

KAMI PUTERA DAN PUTERI INDONESIA, MENGAKU BERTUMPAH DARAH YANG SATU, TANAH INDONESIA.

Kedua,

KAMI PUTERA DAN PUTERI INDONESIA, MENGAKU BERBANGSA YANG SATU BANGSA INDONESIA.

Ketiga,

KAMI PUTERA DAN PUTERI INDONESIA. MENJUNJUNG BAHASA PERSATUAN BAHASA INDONESIA.

Yang akhirnya kita sebut Sumpah Pemuda, sedangkan waktu diputuskannya ikrar tersebut kita peringati sebagai hari Sumpah Pemuda, yaitu tangga 28 Oktober.

Bagi kaum muda Indonesia, hari Sumpah Pemuda merupakan momen yang memiliki arti penting untuk membina semangat kebersamaan sebagai bangsa yang merdeka. Sumpah Pemuda merupakan sejarah yang patut diteladani oleh setiap insan negeri ini. Kita sebagai generasi penerus bangsa sudah seharusnya sadar akan tugas dan tanggung jawab kita. Tidak cukup dengan merenung dan mengagumi semangat juang pahlawan kita. Tetapi lebih dari itu, kita harus mampu menyingkirkan perasaan primordial dan semangat kedaerahan yang kini tumbuh subur di negeri kita ini. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati para pahlawannya. Menghormati pahlawan tidak hanya dengan ucapan, tetapi dengan tindakan nyata. Sebagai refleksi, pertanyaan mantan presiden Amerika, John Francis Kennedy, layak saya kutip, “Jangan Anda bertanya apa yang dapat negara berikan untuk Kalian, tetapi bertanyalah, apa yang dapat Kalian berikan untuk negara.”

Sumpah Pemuda bukanlah satu istilah tetapi semangat dan cermin masa depan bangsa kita. Janganlah kita menunggu dan menunggu apa yang diberikan negara kita, tetapi dengan semangat dan kesadaran, marilah kita buka mata kita. Lihatlah ke depan! Masih banyak sesama kita yang membutuhkan pertolongan kita. Sudah seharusnya kita sebagai generasi muda memikirkan masa depan bangsa ini. Kita dapat mulai dari sekarang dengan cara yang paling sederhana, yaitu dengan menggunakan kesempatan belajar secara sungguh-sungguh agar kelak dapat menyumbangkan tenaga dan pikiran kita bagi bangsa dan negara kita.

Belajar tidak hanya dilakukan di sekolah, tetapi dapat pula dilakukan di rumah dan di mana pun. Tidak hanya dengan membaca buku, tetapi dapat pula dengan belajar menerapkan pola hidup yang wajar dan bertanggung jawab. Budaya tawuran, pergaulan bebas, narkoba dan prilaku menyimpang lainnya harap kalian hindari. Hindari prilaku yang bisa melahirkan konflik yang sifatnya fertikal maupun horizontal diantara kita sebagai sebuah bangsa.

Diakhir amanat beliau menegaskan bahwa sebagai generasi penerus bangsa, kita harus benar-benar dapat mengisi Sumpah Pemuda dengan sebaik-baiknya.

Adapun secara lengkap susunan acara sbb :

• Dengan ucapan Basmallah, Bismillahirrahmanirrahim Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda, Senin Tanggal 29 Oktober 2012, SMA Negeri 2 Tasikmalaya dimulai.
• Tiap-tiap pemimpin pasukan, menyiapkan pasukannya.
• Pemimpin Upacara memasuki Lapangan Upacara.
• Penghormatan kepada Pemimpin Upacara.
• Laporan Pemimpin Pasukan Kepada Pemimpin Upacara.
• Pembina Upacara memasuki Lapangan Upacara.
• Penghormatan kepada Pembina Upacara.
• Laporan Pemimpin Upacara.
• Pengibaran Bendera Sang Merah Putih.(PASKIBRA)
• Mengheningkan Cipta dipimpin oleh Pembina Upacara.
• Pembacaan Putusan Kongres Pemuda Indonesia Ke-Dua, dilanjutkan dengan Pembacaan Teks Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 dan Pembacaan Teks Pancasila oleh PetugasUpacara.
• Amanat Pembina Upacara.
• Menyanyikan Lagu Wajib Nasional Bangun pemudi-pemuda dan satu nusa satu bangsa
• Pembacaan Do’a.
• Laporan Pemimpin Upacara.
• Penghormatan kepada Pembina Upacara.
• Pembina Upacara meninggalkan Lapangan Upacara.
• Pemimpin Upacara menyerahkan pasukan, dilanjutkan dengan penghormatan kepada Pemimpin Upacara.
• Pemimpin Upacara meninggalkan Lapangan Upacara.
• Pengumuman-pengumuman. Para Guru dan Staf Tata Usaha berkenan meninggalkan Lapangan Upacara.
• Upacara selesai, tiap-tiap Pemimpin Pasukan dapat membubarkan pasukannya.

 

Posted by dudungbastaman   @   29 Oktober 2012 1 comments

1 Comments

Komentar
Nov 1, 2012
18:10
1 ruhiyat :

terimakasih yang tak terhingga.

Tulis Komentar

Name

Email

Website

*

Previous Post
«
Next Post
»
CrossBlock designed by DeltaManual.Com | In conjunction with Web Hosting | Web Hosting | Reverse phone